Alunan angin
tak mampu mengusir sepiku.
Buaian
rumput juga tak mampu menidurkanku.
Kesendirian
yang semu membuatku merindu.
Yang tak
termimpi menjadi sesuatu.
Memang
kusadari.
Rangkaian
peristiwa yang menepi.
Menyentuh
sanubari hati.
Dan
meninggalkan jejak yang berseri.
Hanya
waktu yang tahu.
Mengapa
ramai siang membuatku gelisah.
Mengapa
hening malam membuatku galau.
Ini
sekedar curahan pena.
Menuangkan
hati lewat tinta.
Tapi ini
adalah nyata.
Setiap
saat memang selalu bermakna.
Senang
riang galau dan sedih.
Hanyalah
perputaran kejadian belaka
Semua
tergantung pilihan kita.
Ikhtiar
atau takdir.
Aku
memilih berpikir dan berusaha.
Aku
memilih menulis dan berbicara.
Aku
memilih diam dan bergerak.
Aku
memilih hening dan bersuka cita.
Aku
memilih bahwa aku harus memilih.
Dan aku
memilih tuk sendiri saja.
Inilah
curahan hatiku.
Dalam
belajarku menulis kata-kata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan bijak.