Ogi Rogisno: UNTUK RABU MALAM YANG INDAH - OGI ROGISNO

UNTUK RABU MALAM YANG INDAH - OGI ROGISNO


Ditengah malam yang sunyi sepi, aku tersadar akan keagungan sang ilahi robbi dan terbangun dari ketakutan diri akan hal-hal misteri. Tak ada sedikitpun rasa takut yang menghantuiku malam ini. Namun, saat jam dinding menunjukan cara kerjanya dan kulihat pukul 20.50 WIB, satu kenangan pahit dimassa lalu terlintas dalam benakku. Tapi, akankah aku kembali memperdulikannya saat pepatah mengatakan “Jika kita ingin mendapatkan sinar terang dimassa depan, maka hiraukanlah sinar redup dimassa lalu”.
Sungguh terdengar dengan indah pepatah itu. Namun keindahannya terkalahkan akan kepahitan rasa galau yang kian hari menemaniku. Rasanya mustahil bila dalam menjalani hidup ini aku memegang prinsip seperti itu. Tapi entah kenapa tiba-tiba untaian kenangan pahit yang tengah terlintas dalam benakku itu terhenti saat telingaku mendengar suara nan merdu, rasanya suara itu sudah tak asing lagi ditelingaku. Walaupun begitu, aku tetap benci akan kehadirannya. Sekelompok makhluk kecil menjijikkan yang sering menghisap darahlah yang kini malah menemani malamku. Padahal aku tak mengundangnya untuk hadir dalam acara malam ini. Melainkan aku mengundang hatimu untuk menemani setiap hela nafas yang kuhembus. Lalu, saat rasa rindu membelenggu hatiku, ku  coba layangkan pesan kepada sahabatku disana.
Percakapan yang istimewa mulai tercipta ditengah malam gelap gulita. Dia yang sudah menganggap aku sebagai adiknya sendiri dan aku yang sudah menganggap dia sebagai kakakku sendiri, sudah merasa  tidak asing lagi saat aku bermanja-manja dalam kasih sayangnya. Kisahku ini selaras dengan jiwamu, karena jiwamu obat penawar rinduku. Dan apalah artinya jika hidupku tanpa dirimu my brad.
Yang semu makin semu, yang kacau makin kacau. Yang rindu makin merindu dan yang galau makin galau.. hiks’hiks’hiks. (Emang gak nyambung!) Lalu, Kulihat jam dinding semakin giat dalam bekerja, dan kurasa malam semakin larut. Tepat pukul 21.54 WIB ku akhiri kisah Rabu malamku yang indah ini dengan ending kuucapan selamat tidur untuk kakakku di sana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak.

Copyright © Ogi Rogisno Urang-kurai